Kamar Kamar Rumah Tamu

9
476
Kamar Kamar Rumah Tamu
Kamar Kamar Rumah Tamu

Kamar Kamar Rumah Tamu, sebuah hunian villa yang ada di area Seminyak Bali, merupakan boutique villa gaya Bali dengan sentuhan oriental.

Bali, menjelang liburan anak sekolah justru terasa lengang, mungkin semua turis domestik menunggu waktu yang tepat untuk berkunjung kemari. Buat aku justru ini membuat lebih nyaman, karena yang pasti antrian pengambilan bagasi nggak terlalu lama, bahkan untuk mendapatkan transport ke villa yang aku tuju juga mudah. Weekend ini aku memenuhi undangan dari teman lama, yang dulu satu klub fitness di Surabaya untuk menginap di villa miliknya. Kendaraan yang aku tumpangi melaju tanpa halangan, dengan menggunakan apilikasi peta yang ada di handphone tanpa kesulitan sang driver mengarah ke Jalan Dewi Saraswati III, mobil diperlambat lajunya dan aku mulai memperhatikan bahu jalan, sampai aku menemukan sebuah logo karakter china kuno dan persis di bawah nya tertulis kamar kamar. Sudah pasti benar ini tempat tujuan aku.

Kamar Kamar Rumah Tamu
Karakter Chinese sebagai Logo
Kamar Kamar Rumah Tamu
Selamat Datang di Kamar Kamar

Masuk melalui jalan utama, sentuhan oriental terasa sekali, pintu dengan penutup kain merah dengan bagian kayu dibiarkan terbuka memberi kesan di awal bahwa hunian ini disediakan buat siapa saja yang ingin menikmati suasana nyaman di dalam nya. Aku bisa melihat detail design yang sangat diperhatikan secara konsep nya, dimana kain merah tidak hanya dibiarkan kosong, melainkan pada bagian bawahnya pun diberi bordiran logo dari Kamar Kamar Rumah Tamu.

Kamar Kamar Rumah Tamu
Welcome to Kamar Kamar Rumah Tamu

Masuk ke dalam area lobby, sentuhan etnik semakin membuat aku berdecak kagum, tak hentinya melayangkan pandangan ke sekeliling, terlihat jelas bahwa semua perabotan dan pernak pernik yang ada mempunyai nilai seni yang tinggi. Seperti biasa aku mengurus proses check in dengan duduk di depan meja receptionis, mata ku tertuju pada bulatan bulatan terbuat dari kayu yang menempel di dinding. Keesokan harinya baru mengerti setelah diberi penjelasan oleh teman aku, bahwa benda tersebut nampan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan jumlahnya ada 16, filosofinya angka 16 inilah yang diambil dari bacaan karakter china yang berarti sepanjang masa, jadi dengan harapan bahwa tamu yang berkunjung ke villa ini akan mendapat pelayanan yang baik sepanjang masa tinggal mereka di kamar kamar rumah tamu. Wow…segitu detailnya ya

Kamar Kamar Rumah Tamu
Lobby Area
Kamar Kamar Rumah Tamu
Nampan berbagai daerah sebanyak enam belas

Sambil menunggu kamar dipersiapkan, aku duduk di area lobby yang berkonsep terbuka, jarak atap yang tinggi menghapus rasa panas yang bisa dirasakan jika kita di luar, dan tentunya sambil menikmati welcome drink yang disediakan. Di sudut area lobby ada dua ruangan yang terpisah, kolam ikan yang membuat suasana menjadi lebih “adem” dan Kiata Kwanda Boutique, merupakan ruangan spesial yang memajang serta memasarkan pakaian dengan design simple tapi sangat elegan, serta berbagai assesories rancangan dari Inovative Indonesia Designer Kiata Kwanda

Kamar Kamar Rumah Tamu
Ruang Tunggu di Lobby dengan suasana hangat
Kamar Kamar Rumah Tamu
Kolam ikan pemanis ruangan

Staff dari kamar kamar memberitahukan bahwa kamar aku sudah siap, dan aku mendapat kamar di lantai bawah. Oiya info mengenai kamar kamar bisa aku sampaikan di sini supaya nggak pada penasaran. Total kamar yang dimiliki oleh kamar kamar rumah tamu adalah sebanyak 10 buah dengan tipe Junior Suites yang dibagi menjadi dua lantai, jadi masing masing lantai memiliki 5 kamar. Fasilitas yang didapat oleh semua pengunjung di area publik adalah free wifi, staff front desk selama 24 jam dan pengamanan security di malam hari.

Kamar Kamar Rumah Tamu
Koridor Lantai Satu
Kamar Kamar Rumah Tamu
Koridor Lantai Dua

104, ini nomor kamar aku, luas banget itu kesan yang pasti didapat oleh siapa saja saat membuka pintu geser dari kamar Junior Suites ini. Supaya tidak bingung aku sengaja membagi kamar ini menjadi 3 ruangan menurut versi “kopertraveler”. Ruangan pertama adalah bagian depan, dimana merupakan tempat di mana kita bisa berbagi dengan orang lain, semisal ada tamu atau teman yang datang. Terdiri dari rak perlengkapan makan dan minum serta meja makan. Sofa dengan bantalan empuk untuk melihat TV, di bagian tengah ruangan ada pintu penghubung untuk masuk ke dalam.

Kamar Kamar Rumah Tamu
Bagian depan dari kamar yang aku tempati
Kamar Kamar Rumah Tamu
Pintu penghubung bagian depan dengan kamar utama

Ruangan kedua adalah tempat privacy buat kita yang menginap, dimana terdapat ranjang nyaman dengan penerangan yang bisa disesuaikan dengan keinginan kita, lemari pakaian di pojok ruangan. Sengaja di ruangan ini tidak tersedia TV karena fungsi kamar yang sebenarnya adalah untuk beristirahat, dan lebih ke arah suasana kekeluargaan sehingga pada saat di ruangan ini kita lebih terfokus pada makna “kamar” itu sendiri. Pada bagian tengah juga ada pintu geser yang jadi penghubung ruangan selanjutnya.

Kamar Kamar Rumah Tamu
Bagian Kamar Utama
Kamar Kamar Rumah Tamu
Ukuran kamar nya luas banget
Kamar Kamar Rumah Tamu
Ranjang dengan tatanan yang etnik

Ruangan ketiga, disebut backyard atau halaman belakang merupakan ruangan yang semi terbuka dengan sofa panjang dan lebar, sehingga sangat nyaman buat bersantai sambil melakukan aktifitas yang kalian suka. Menginap di sini beberapa hari, aku seringkali meluangkan waktu untuk sekedar membaca atau mencari inspirasi untuk bahan tulisan aku selanjutnya di ruangan ini.

Kamar Kamar Rumah Tamu
Bagian Belakang Kamar atau Back Yard
Kamar Kamar Rumah Tamu
Backyard

Hampir lupa nih, ada bagian lain yang sangat penting, yaitu kamar mandi, ukuran nya sangat luas dan juga nyaman dengan shower yang terpisah. Gantungan handuk terlihat lucu dalam bentuk tangga kayu, sedangkan untuk perlengkapan amenities seperti shampoo dan sabun diletakkan pada kemasan yang didesign khusus terbuat dari anyaman dengan paduan warna hitam dan merah.

Kamar Kamar Rumah Tamu
Ruang Kamar Mandinya
Kamar Kamar Rumah Tamu
Amenities yang etnik

Oiya, satu lagi saat duduk di sofa depan TV tadi, aku bisa melihat ke kolam renang langsung, sebuah pemandangan yang asik banget khan, apalagi ditemani dengan sajian buah segar yang merupakan compliment saat kita check in.

Kamar Kamar Rumah Tamu
Dari pintu kamar kita bisa melihat kolam renang
Kamar Kamar Rumah Tamu
Sajian Buah sebagai Ucapan Selamat Datang

Fasilitas lain nya adalah kolam renang dengan air segar berdasar keramik biru dan spot yang nyaman di pinggiran nya, yaitu kursi malas yang bisa digunakan untuk bersantai sekaligus berjemur. Sengaja pemandangan di kolam renang ini aku ambil saat pagi, siang dan menjelang senja saat lampu di sekeliling kolam mulai dinyalakan. Pastikan saat kalian menginap di sini meluangkan waktu untuk menikmati suasana menjelang malam hari, sejak mulai lampu dinyalakan dan langit masih sedikit terang sampai berubah gelap, benar benar tenang dan romantis. Sampai salah satu tamu yang merupakan reguler quest di kamar kamar rumah tamu mengatakan kepada aku “silakan menikmati suasana senja bak di surga”

Kamar Kamar Rumah Tamu
Kursi di pinggiran kolam renang untuk bersantai
Kamar Kamar Rumah Tamu
Kolam Renang tampak keseluruhan pada siang hari
Kamar Kamar Rumah Tamu
Kolam Renang tampak keseluruhan saat menjelang senja
Kamar Kamar Rumah Tamu
Lampu dinyalakan pada saat kita menunggu senja datang
Kamar Kamar Rumah Tamu
Sisi lain dari kolam renang nya

Saat sore hari, kita juga bisa menikmati hidangan kopi dan teh yang disediakan di area lobby dengan aneka snack tradisional, buat yang malas mengambil di sini, di kamar masing masing juga ada snack yang sama diletakkan dalam kemasan lucu berupa kaleng kerupuk mini. Saking “lucu” nya kemasan ini, seringkali lenyap dari kamar karena terbawa pulang oleh pengunjung. Semoga kalian tidak melakukan hal ini ya…

Kamar Kamar Rumah Tamu
Makanan kecil sebagai teman minum teh atau kopi
Kamar Kamar Rumah Tamu
Makanan kecil juga tersedia di kamar

Kafe Kaze, restoran yang ada di lantai dua dari Kamar Kamar Rumah Tamu, melayani mulai dari makan pagi, siang sampai malam hari. Menyajikan berbagai menu masakan khas Bali, Asian dan Western, sehingga dengan pilihan tersebut, siapapun bisa memilih sesuai selera lidah. Aku sudah mencoba beberapa menu masakan dan memang nggak bisa bohong, kalau lidah ini langsung bergoyang karena keenakan. Ruangan terbuka dengan meja kursi vintage membuat kita nyaman dan betah berlama lama di sini sambil merasakan hembusan angin sepoi sepoi serta pancaran sinar matahari yang masuk melalui celah celah tikar sebagai ganti dari penutup ruangan.

Kafe Kaze
Restoran yang menyajikan menu breakfast, lunch dan dinner

Untuk makan pagi, kita diperbolehkan memilih salah satu dari beberapa paket menu yang disiapkan satu hari sebelum nya saat menjelang istirahat malam, serta sekaligus menentukan jam berapa kita mau sarapan keesokan harinya. Aku sangat senang dengan gaya penyajian breakfast yang seperti ini, karena bisa menyesuaikan besok pagi bangun jam berapa dan makanan masih benar benar hangat. Berbagai pilihan menu yang bisa dipilih adalah croissant, sajian telur, roti, buah segar serta minuman teh, kopi dan fresh juice.

Breakfast Menu
Croissant
Breakfast Menu
Pouched Egg
Menu Breakfast
Sosis dan Telur Mata Sapi
Menu Breakfast
Buah segar

Dari sejak awal menginjakkan kaki di Kamar Kamar Rumah Tamu, aku sudah mengatakan bahwa semua perabotan dan pajangan yang ada di sini semuanya mempunyai nilai seni yang tinggi. Sehingga setiap waktu aku berkeliling di area villa, aku memperhatikan beberapa pajangan yang menarik dan kalau ingin mengambil gambar satu per satu mungkin harus memerlukan waktu lebih dari seminggu, karena saking banyak nya dan kalau ditanyakan langsung kepada pemiliknya, setiap perabotan atau pajangan tersebut mempunyai cerita dan yang bikin takjub adalah asal dari barang barang tersebut dari seluruh penjuru Indonesia. Berikut sebagian kecil koleksi yang terjepret oleh kameraku.

Pernak pernik
Lampu di dalam lonceng di atas lobby
Pernak Pernik
Ornamen Kayu banyak terlihat di dinding koridor kamar
Pernak Pernik
Pajangan Batik yang bukan Batik Biasa
Pernak Pernik
Siapa sangka kalau ini adalah kayu penyangga tempat tidur?
Pernak Pernik
Pajangan yang ada di dinding kamar bagian depan
Pernak Pernik
Tempat duduk unik dengan pernak pernik kayu jadi ornamen

Kamar Kamar Rumah Tamu, setelah aku tinggal beberapa hari ini bisa bilang kalau villa ini cocok buat keluarga, teman dalam satu group, dan atau pasangan yang berbulan madu, yang menawarkan hunian dengan gaya Bali bercampur dengan segala pernik pernik unik yang Indonesia banget, tapi diberi sentuhan Oriental Chinese, sehingga terbentuk perpaduan yang sangat indah dan memberikan kenangan yang tak terlupakan.

 

KAMAR KAMAR RUMAH TAMU

Jl. Dewi Saraswati III / 89
Seminyak – Bali
T. +62 361 730148
F. +62 361 730854
E. [email protected]

Follow Akun Sosmed nya:

Facebook: kamarkamar

Twitter: @Kamar2Seminyak

Instagram: kamar2seminyak_boutiquehotel

9 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here