Obyek Wisata Banda Neira

4
3749
Banda Neira

Berangkat di atas kapal kertas
Menggantungkan haluan
Menambal, menyulam, menghindari karam
Berangkat di atas kapal kertas
Bersandar ke layarnya
Di antara suka, di antara duka

Sebelum baca tulisan aku kali ini, ada baiknya mengulik kembali tentang cerita aku dengan judul My Dream Comes True dan lirik lagu di atas menjadi ingatan ku kembali saat melintasi samudera untuk bisa melihat keindahan obyek wisata Banda Neira. Perjalanan yang banyak suka nya dan yang berhubungan dengan duka, aku sendiri bingung untuk mencari nya, karena kembali ke prinsip aku, bahwa sebuah perjalanan selalu memberikan pengalaman yang berharga.
Banda Neira adalah salah satu pulau di Kepulauan Banda dengan pusat administrasinya di Kecamatan Banda, kabupaten Maluku Tengah, terbagi menjadi 6 desa di antaranya Dwiwarna, Kampung Baru, Merdeka, Nusantara, Rajawali dan Tanah Rata. Pada pertengahan abad ke 19 Kepulauan Banda dijadikan pusat perdagangan pala yang saat itu merupakan masa penjajahan Belanda. Nah, itu gambaran masa lalu dari Banda Neira, tapi yang aku akan ceritakan di sini adalah bahwa sekarang Kepulauan ini menjadi salah satu lokasi yang menjadi kunjungan dari para wisatawan, termasuk aku.
Banyak obyek wisata yang bisa dilihat di sini, tapi aku membagikan 8 obyek wisata yang bisa dibilang wajib dikunjungi saat kalian sampai di Banda Neira, antara lain:

1. Benteng Belgica

Benteng yang awalnya dibangun oleh bangsa Portugis pada abad 16 di Pulau Neira, pada saat VOC masuk, mereka membangun satu benteng lagi di lokasi yang sama. Benteng yang dibangun untuk tujuan mneghadapi perlawanan masyarakat Banda yang menentang monopoli perdagangan oleh VOC. Benteng ini berada di pusat kota dan hanya dibuka sampai sore menjelang senja, kita bisa menjelajah masuk dan naik sampai ke atas benteng sambil menikmati keindahan kota dan laut Banda.

Benteng Belgica
Benteng Belgica

2. Pulau Hatta

Pulau ini dulunya bernama Pulau Rosengain, berubah nama karena memberikan sebuah kenangan untuk proklamator kita yang pernah dibuang ke sini. Di sini ada penduduk yang tinggal dan terbagi menjadi dua yaitu kampung lama dan kampung baru. Pulau yang mempunyai pantai berpasir putih dengan ombak yang tidak terlalu besar, sehingga memungkinkan kita untuk bermain di pinggiran pantai dan merupakan spot snorkling. Untuk sampai di pulau ini kita harus naik kapal boat dan memerlukan waktu sekitar 2 jam dari Banda.

Pulau Hatta
Pulau Hatta

3. Desa Lontoir

Berada di Pulau Banda Besar, merupakan sebuah desa yang mempunyai banyak tujuan wisata di area nya, tapi sampai di desa ini, aku sangat terkesan dengan banyak nya pohon pala dengan ukuran yang sangat besar. Beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi di sini di antaranya: Benteng Holandia, Kebun Pala dan Kenari, Sumur Air yang memenuhi kebutuhan warga sekitar nya, melihat sunset dekat dermaga dan jangan lupa mampir ke tempat oleh oleh yang menyediakan minuman kopi.

Desa Lontoir
Desa Lontoir

4. Pulai Nailaka

Pulau ini tidak berpenghuni, tapi pantai nya sangat indah dengan karakter yang unik, di mana ada bagian yang pinggiran pantai nya batu karang dan di bagian lain nya justru pasir putih, pada saat air surut dari pulau ini kita bisa berjalan kaki menuju Pulau Rhun. Di pulau Nailaka, spot snorkling tidak banyak tapi bagus untuk diving dan lokasi nya bagus untuk pengambilan foto.

Pulau Nailaka
Pulau Nailaka

5. Pulau Rhun

Merupakan pulau kecil di Kepulauan Banda yang pernah ditukar dengan Pulau Manhattan, berdasarkan sejarah di mana perseteruan antara Inggris dan Belanda yang sama sama memperebutkan pulau ini, karena pada jaman itu tumbuhan pala subur di daerah pulau Rhun. Yang bikin aku tercengang saat mendarat di pulau yang namanya kondang, justru signal telekomunikasi aja belum ada, terus masyarakatnya sangat sederhana, jangan lupa memesan kelapa muda yang langsung diambilkan dari pohon oleh warga nya, merupakan spot snorkeling dan kalau mau menginap di sini ada Guest House yang diberi nama Nailaka

Pulau Rhun
Pulau Rhun

6. Gunung Api Banda

Untuk mendaki gunung api Banda sebaiknya ada persiapan juga, karena tingginya sekitar 650 meter dan jalur pendakian nya cukup menantang. Harus bangun pagi alias subuh, dari penginapan menuju kaki gunung menggunakan sampan kecil. Pendakian dari bawah sampai ke puncak harusnya bisa ditempuh dalam waktu dua jam untuk yang memang sudah berpengalaman dan kuat fisiknya, sedangkan aku bersama 3 orang teman membutuhkan waktu selam 4 jam. Kaldera di puncak gunung api Banda ini sangat bagus pemandangan nya, dan beberapa pendaki gunung yang lain sengaja membawa air dan panci untuk merebus telur dan membuat kopi atau teh, dengan cara meletakkan penganan tersebut di bagian pasir yang panas.

Gunung Api Banda
Gunung Api Banda

7. Pulau Pisang

Pulau ini berpenghuni dan banyak kapal nelayan yang bersandar di pinggir perkampungan laut. Pemandangan di sini sangat indah dengan batu karang yang besar di dekat pinggiran pantai berpasir putih. Merupakan spot snorkeling dan lokasi yang bagus untuk mengambil foto. Kita juga bisa berenang di pantai yang ombak nya tidak besar

Pulau Pisang
Pulau Pisang

8. Lava Flow

Merupakan spot snorkeling yang terbentuk karena akibat dari letusan gunung api Banda, sehingga lava panas akibat letusan tersebut mengalir ke dasar laut dan menghancurkan terumbu karang yang berada di sekitar gunung api tersebut, tetapi pengaruh baiknya adalah justru pertumbuhan terumbu karang nya menjadi lebih cepat dengan ragam biota laut yang indah. Hal ini memang aku buktikan sendiri saat melakukan snorkeling di lokasi ini dan ikan nya juga banyak bewarna warni.

Lava Flow
Lava Flow

Banda Neira menyimpan keindahan alam dan kearifan lokal penduduknya, membawa kenangan tersendiri dan membuat aku ingin kembali. Terbayang buah pala yang masih muda dan menjadi matang, yang dulunya menjadi komoditi yang diperebutkan. Kepulauan Banda tak bisa lepas dari buah Pala.

Buah Pala
Buah Pala

SHARE
Previous articleOSSOTEL
Next articleIVORY by Ayola
Hidup adalah sebuah perjalanan. Sebuah perjalanan selalu memberikan makna yang mendalam. Percaya atau tidak, datang ke destinasi yang sama sekalipun, kalian akan selalu mendapatkan cerita yang berbeda. Jadi jangan pernah merasa bosan untuk melakukan perjalanan, terus melangkah dan bagikan pengalaman kalian kepada orang lain, layak nya aku seorang KoperTraveler

4 COMMENTS

  1. Banda Neira ini salah satu tempat impian yang ingin aku kunjungi di Indonesia, rasanya kalau bisa berlama-lama di sana, nyelam, trekking ke gunung apinya, bakal nikmat banget. Btw, ekonomis gak kalau solo traveling ke sana ko?

    • Setuju banget tentang Banda Neira, aku sesekali pengen balik lagi ke sana. Semuanya indah dan lengkap dapatnya. oiya untuk masalah ekonomis sih cuma terkendala untuk hoping island nya karena sewa kapalnya lumayan mahal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here