Three Bears

2
737
Hai Gaes, apa khabar nih? Sudah berubah tahun dan aku sudah absen selama setahun donk, semoga nggak pada ninggalin ya, sorry sebelum nya karena alasan klise aja, sok sibuk karena mencari acara yang nggak terlalu penting tapi akhirnya waktunya habis. Jadi hari ini aku bersiap buat duduk di waroeng kopi, manfaatin free wifi nya dan nongkrong demi kalian hehe…
Jadi gini, akhir tahun 2015 nggak ada plan ke mana mana dan berhubung Bandung yang paling memungkinkan untuk berlibur sambil merenungkan apa saja yang sudah aku lakukan selama 2014, maka selama 4 hari akan berada di sana, dengan rencana untuk mencari tempat nongkrong yang asik asik, list udah disiapkan tapi sayang nya karena situasi dan kondisi jalanan yang macet, akhirnya beberapa cafe tidak terkunjungi. Yukkkk, intermezo nya kepanjangan nih, nanti malah pada ketiduran karena ngerasa dongeng nya ngebosenin.
Three Bears, baca judulnya kira kira kebayang nggak sih apa ini? Tiga Beruang, ada di kebun binatang atau lagi berkeliaran di tengah kota hehe…yang benar adalah ada tiga beruang sedang terjebak di dalam sebuah cafe yang sangat menyenangkan. Dan untung saja, last minutes bisa nyempetin mampir ketemu ama “beruang” (thanks buat temen aku di Bandung, Ferry yang ngingetin aku untuk mampir ke sini.)
Bandung masih pagi, aku bergegas berangkat ke cafe yang bakal aku ceritain ke kalian Gaes, kebetulan hari Minggu jadi jam buka nya lebih cepat dan sengaja datang awal supaya bisa leluasa untuk ambil foto di setiap sudutnya. Cafe ini berada di Paskal Hypersquare A28. Untuk reservasi bisa melalui telepon: +62 22 86060611. Jalanan masih rada lenggang, mungkin masih pada molor semua karena abis malam minggu. Tepat jam 09.00 aku sudah masuk di kawasan kompleks pertokoaan Paskal, dengan berbekal info dari teman, aku nggak terlalu sulit untuk menemukan nya. Parkiran mobil pun masih sepi dan aku dapat posisi pas depan cafe nya. 
Bangunan ruko dominan warna putih nampak dari depan dan kaca di bagian bawah sudah ada “beruang”yang sedang santai duduk.
Ngeliat bapak, ibu dan anak “beruang”ini, jadi makin penasaran dengan konsep cafe ini, pengen cepat cepat masuk ke dalam nya, dan untung nya sesuai informasi dan yang bisa dibaca langsung depan pintu nya, ada jam operasinya, tapi bukan operasi plastik atau caesar ya, yg aku maksud jam buka dari cafe ini hehe…
Berhubung di sini banyak “beruang”, jadi binatang lain nya tidak diperbolehkan untuk dibawa ke dalam, bangunan ruko 3 lantai ini dimanfaatkan benar2 oleh pemilik cafe dan karena aku pengunjung pertama hari itu, maka aku bisa bebas menjelajah ke semua ruangan di setiap lantai. 
Masuk ke dalam, aku melihat di sebelah kiri dinding, terlihat kepala “beruang” yang siap menyambut semua pengunjung dengan ramah dan di sebelah kanan bapak “beruang” dengan expresi yang ceria seperti meneriakkan kata selamat datang.
Nah, buat yang pengen duduk di bawah, memang sedikit rada sempit karena space ruangan sebagian dipakai untuk staff yang menyiapkan makanan dan kasir. Tapi ada juga bagian sudut depan yang kursinya rada tinggi dan menghadap ke bagian luar dari cafe, cocok nih gaes buat kalian yang sedang galau dan pengen menyendiri, apalagi kalau pas hujan turun rintik rintik hehe…bisa kebayang khan, kira kira cocok nggak ya jika ditambah dengan lagu yang sekarang sedang hit “sakitnya tuh di sini” by Cita Citata hehe…gubrak, hancur sudah lamunan kegalauan.
Meninggalkan kegalauan, yuk kita naik ke lantai dua. Rasa penasaran tetap menghantui, wow ini bukan film horror kok pakai nulis hantu hantu. Begithu sampai di ruangan nya, aku semakin suka dengan suasana cafe ini…bener2 kayak di rumah sendiri. Tapi jangan mentang mentang menggangap rumah sendiri trus kalian bisa masak sendiri dan tanpa bayar alias gratisan hehe…ngarep juga sih sebenarnya. 
Sisi kiri dari lantai ini bisa kita lihat lagi bapak, ibu dan anak “beruang” sedang bercengkrama sambil menyiapkan makanan, sedangkan di sisi sebelah kanan yang banyak menjadi spot foto dari pengunjung termasuk aku, tergambar bapak, ibu “beruang” yang sedang menikmati hidangan sedangkan anaknya entah mencari apa di bawah meja hehe…dan yang menambah kenyamanan ruangan ini adalah warna warni kursi yang semarak tapi nggak norak hehe…
Menurut pengamatan aku, tiap lantai dari cafe ini memiliki kelebihan lho. Kalau tadi di lantai satu ada space buat yang galau, nah untuk di lantai dua justru ada tempat duduk yang cozy banget, muat untuk sekitar 7 orang, sehingga cocok buat family yang pengen makan sambil bercengkrama asalkan jangan masing2 pegang gadget (pasti semua pada manggut manggut kesindir hehe) atau buat kalian gaes yang hobby ngerumpi santai  dan ber haha hihi, atau bahkan sosialita yang mengadakan arisan berlian hehe…ups salah sasaran hehe… penasaran nggak ama posisi tempat yang aku maksud? Meskipun kalian menjawab “nggak”, tetep aja aku posting hehe…kidding gaes, nih fotonya.
Oiya, kalau untuk ruangan yang satu ini boleh dibilang sangat penting juga saat kita berkunjung ke sebuah cafe, dan uniknya di sini adalah petunjuk nya, lagi lagi gambar kepala “beruang” yang muncul, ruangan yang aku maksud adalah toilet, pada setuju khan bahwa ini important room too
Ayo lanjut ya, kita naik ke lantai tiga, belum capek khan mbacanya, harus tuntas daripada nanti kalau pas keluar di ujian pada nggak bisa jawab hehe…
Di lantai ini, tetap bapak, ibu dan anak “beruang” berpose untuk kita, mereka siap siap buat pergi atau menyapa kali ya, coba perhatikan nanti gambarnya, karena di bawahnya ada karakter entah bahasa antah berantah dari mana itu. Dan seperti yang aku sampaikan sebelum nya, bahwa setiap lantai mempunyai kelebihan masing2, begithu juga di sini. Apa hayooo??? ternyata tenang aja gaes, buat kalian yang ke mana mana harus ngebul alias ngerokok, di sinilah dunia nya, ngumpulin asap sambil menikmati kopi atau makanan. 
Penjelajahan seluruh ruangan udah beres nih, sekarang waktunya kita pesan makanan, dan sekedar info, berhubung aku memilih gaya gidup sehat, jadinya aku duduk di lantai dua. Berhubung masih cukup pagi, maka aku memilih untuk membuka hari ini dengan menyeruput secangkir kopi, karena masih terbius oleh suasana “beruang” yang ada di mana mana, maka untuk pesanan kopi pun aku request kepada waiter nya untuk memberikan nuansa itu, dan suggest yang diberikan adalah Hot Cappuccino
Lucu khan karakter di atas kopinya, cute banget sampai mau diminum jadi nggak tega hehe… sementara temenku memilih minuman Hot Macadamia Latte
Oiya berhubung aku datang nya masih dalam suasana natal jadi sebagian ornamen yang ada di sajian berkarakter christmas. Pesanan berikutnya adalah menu breakfast ala cafe ini, sejenis roti yang dibakar kering dan dipotong kotak memanjang dengan cocolan saos salsa buat sendiri, aku minta tambahan turkey bacon dan pendamping nya telor setengah matang, diberi nama Egg & Soldier hehe padahal bahasa indonesia nya telor dan tentara yoooo…
Selesai menghabiskan makanan di atas, kok jadi pengen yang seger seger ya, sebelum pesan dessert alias penutupnya, sekali lagi aku minta saran sama mbak waiter yang ramah dan sabar menghadapi kecerewetan aku hehe…mengikuti apa yang dikatakan, minuman tersebut dinamai Bear Punch, bayangan aku bakal muncul segelas fruitpunch yang biasa disajikan di beberapa tempat pada umum nya, tapi ternyata minuman bersoda ini taste nya enak dan segar serta penyajian nya unik banget, karena di gelas yang terpisah dari air sodanya terdapat es batangan warna warni yang nantinya setelah dicampur baru diminum.
Meskipun terasa rada penuh juga nih perut aku, tapi masih penasaran ama dessert yang disajikan di sini, awalnya mau pesan dessert korea yang juga menjadi andalan nya, tapi baru tersedia pas jam makan siang (Three Bear’s Bing Soo), so…lain kali baru bisa coba, sebagai gantinya aku memesan Milk & Cookies Shot nggak kalah uniknya dengan penyajian minuman tadi, tersaji di depan aku biskuit berbentuk gelas dan di dalamnya ada dark chocolatte dan terpisah dengan segelas susu, cara makannya susu ditumpahkan ke cookies dan dibiarkan terlebih dahulu beberapa waktu, baru kita minum susu nya, setelah itu cookies yang sedikit lunak karena terendam susu tadi dimakan…yummy banget
Woahhhh…kenyang banget gaes hehe…rasanya udah cukup ya cerita mengenai “beruang” nya, dan terakhir salam dari Three Bear’s Cafe
Tips dari Akoe: 
  • Sebaiknya kalau mau menikmati suasana cafe ini dan tidak terlalu crowded, sebaiknya datang pagian kayak aku, perhatikan jam operasinya, karena info dari temen hampir tiap hari selalu penuh
  • Untuk tempat duduk yang memang cozy, mending lakukan reservasi terlebih dahulu gaes, apalagi kalau mau datang secara rombongan
  • Makanan dan minuman recomended kok, jadi silakan coba coba aja ya. Pesan yang beda dari aku, dan kasi tambahan komentar nya di sini mengenai pesanan kalian

Biayanya apa aja Gaes?

  • Yang pertama adalah biaya parkir, meskipun bayarnya belakangan hehe…
  • Tidak ada cover charge dari cafe ini, so kita bayar sesuai dengan pesanan tinggal nanti ditambahin plus service dan tax dari harga yang tertera di menu
  • Sebagai gambaran kisaran harga atau budget yang perlu kamu sediakan saat mau makan di sini, daripada nanti harus ninggal KTP adalah sbb (sesuai dengan pesanan aku ya): Hot Capuccino seharga Rp. 25.000,- Hot Macadamia Latte seharga Rp. 26.000,- Egg &Soldier seharga Rp. 20.000,- Bear Punch seharga Rp. 28.000,- Milk & Cookies Shot seharga Rp. 17.000,- setelah tambah plus plus nya aku bayar total Rp. 134.000,-
  • Btw ada tambahan dikit gaes, saat aku nulis ini dan detik ini hehe baru sadar kalau harga minuman nya kok lebih mahal dari harga makanan yang aku pesan yo hehehe…tapi secara total ok lah karena kenyang banget khan  

Deep inside of My Heart :

  • Puas banget menikmati suasana cafe ini dan makanan serta minuman nya semua layak dinikmati sesuai dengan pesanan aku ya.
  • Nggak sengaja aku baca di balik kartu nama dari cafe ini ada sedikit ilustrasi dari pemilik cafe nya ” Once Upon a time, in one cozy cottage in the woods there lived a big papa bear, a lovely momma bear, and a little naughty bear. As now, momma bear wants you to taste her cooking. Her promise is that her secret recipe will make you crave for more”
  • Pesan tersebut terbukti lhooooo….so kalau ke Bandung jangan lupa mampir… 

SHARE
Previous articleBaduy, Sebuah catatan perjalanan
Next articleNoah’s Barn @ Bandung
Hidup adalah sebuah perjalanan. Sebuah perjalanan selalu memberikan makna yang mendalam. Percaya atau tidak, datang ke destinasi yang sama sekalipun, kalian akan selalu mendapatkan cerita yang berbeda. Jadi jangan pernah merasa bosan untuk melakukan perjalanan, terus melangkah dan bagikan pengalaman kalian kepada orang lain, layak nya aku seorang KoperTraveler

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here