Taiwan Hari Kedua (Ini Bukan Rute yang Baik)

0
176
Taiwan
Taiwan

Selamat pagiiii, masih dari catatan cerita perjalanan selama di Taiwan nih, perginya sudah akhir tahun lalu dan bakalan jadi tulisan yang bersambung, tapi entah kapan selesainya hehe, semoga kalian bisa sabar menunggu kisah lanjutan nya. Sebagai pengingat, atau buat yang belum baca story di hari pertama, bisa klik tulisan ini.

Taiwan hari kedua, dibuka dengan senyum manyun dari diri aku, ketika membuka jendela kamar hotel, langit tidak tampak biru, alias mendung hari ini, padahal beberapa tujuan wisata sudah aku rencanakan. Tapi ya sudahlah, harus tetap happy, karena ini liburan. Bergegas mandi dan bersiap buat dijemput ama teman yang asli Taipei.

Gerimis hujan teman sarapan pagi ini, Din Tai Fung Xinyi Restaurant di Da’an District jadi lokasi breakfast, resto ini merupakan salah satu yang legendaris di Taiwan dan memiliki beberapa cabang di beberapa kota termasuk di negara lain. Terkenal dengan menu dumpling, dimsum dan sayuran, recommended sekali, tapi sayang nya tidak halal.

Taiwan
Din Tai Fung

Selesai makan pagi, aku dan Hugh (itu teman aku yang ada di foto hehe…) diantar teman yang asal Taipei, menuju ke Chiang Kai-Sek Memorial Hall, merupakan bangunan di tengah kota, menjadi salah satu “tourist attractive” yang memang wajib dikunjungi. Kompleks ini sangat luas, dikeliling dengan taman yang asri.

Selain ada monument dan patung dari Chiang Kai-Sek, terdapat bangunan besar, yaitu National Theatre dan National Concert Hall. Sehinga area ditengah dari Memorial Hall ini menghadap ke 4 sisi bangunan. Di sini kita juga bisa masuk ke perpustakaan dan museum dari salah satu bangunan yang ada.

Taiwan
Chang Kai-Shek (if : Hugh Wong)

Puas berkeliling di Memorial Hall, tak terasa sudah siang, dan yang namanya perut terasa kembali lapar, kami memutuskan untuk keluar dari kawasan wisata dan berjalan untuk mencari makan. Kebetulan kami mampir di kedai kecil, di mana menjual menu makanan yang harus dicoba, saat di Taiwan. Lu Rou Fan, nama menu makanan ini, sangat mudah ditemukan, sangat simple juga, isinya nasi, sayur, telur dan potongan kecil kecil daging ayam atau babi yang diolah dengan bumbu kecap. Jujur aku suka dan bahkan boleh dibilang, jadi ketagihan hehe…

Taiwan
Menu Tradisional

Tak terasa sudah tengah hari, aku kembali berjalan menyusuri kota Taipei, tanpa sengaja melewati jalanan yang setelah diperhatikan, ada uniknya juga, banyak toko yang menawarkan jasa foto, baju pengantin dan kantor event organizer, sampai aku menemukan dinding mural yang bertema cinta. Jadi aku menamai ini Jalan Cinta, karena memang sepanjang jalan ini penuh nuansa cinta.

Taiwan
Jalan Cinta

Dari hasil pencarian di internet, aku minta diantar ke Bopiliao Historical Block yang lokasinya di Lane 173, Kangding Road, Wanhua District. Untuk sampai di lokasi wisata ini, sangatlah mudah, karena memang cukup popular. Area ini, kalau di Indonesia biasa disebut kota lama atau kota tua, sangat cocok buat foto session, bangunan kuno seperti barber shop, toko obat china, toilet umum, sekolah dan masih banyak lainnya bias dijadikan object foto. Di sampin itu juga ada museum yang diberi nama The Heritage and Culture Center of Taipei City.

Taiwan
Bopiliao

Tak jauh dari Bopiliao, ada sebuah Kuil yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan maupun penduduk local yang mau beribadah. Merupakan kuil keagamaan rakyat Tiongkok di distrik Wanhua. Kuil ini dibangun di Taipei pada tahun 1738 oleh para pemukim dari Fujian, selama pemerintahan Qing, untuk menghormati Guanyin. Lokasinya juga sangat strategis, karena dekat dengan salah satu stasiun MRT. Oiya, saran aku kalau kalian ingin mendapatkan foto yang bagus di Kuil Longshan, datang saat pagi hari sebelum banyak pengunjung datang.

Taiwan
Kuil Longshan

Keasyikan berada di Kuil Longshan, tahu tahu langit di luar beranjak gelap, aku memutuskan untuk mengunjungi area keramaian malam hari di kota Taipei, tempat yang aku pilih adalah Ximending. Jangan lupa, kalau ada kesempatan jalan jalan ke Taiwan khususnya Taipei, harus mampir ke sini, karena bisa “window shopping”, berburu souvenir dan tentunya banyak tempat makan dan nongkrong yang asikkk…

Taiwan
Ximending Area

Yeayyyy … selesai juga tulisan jalan jalan aku Taiwan Hari Kedua, dan buat kalian semua, tolong bersabar untuk lanjutan cerita perjalanan aku d hari hari selanjutnya, karena memang masih banyak tempat yang aku kunjungi, meskipun benar2 bukan rute yang baik hehe…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here