Terminal 4, Changi Airport Singapore

6
1690
Terminal 4, Changi Airport

Sebagai seorang traveler yang sudah sering melakukan perjalanan, airport adalah salah satu tempat yang mau tak mau harus aku datangi saat hendak ke luar kota, luar pulau atau ke luar negeri.  Dan untungnya, aku orangnya sangat suka berada di bandara, dalam waktu yang cukup lama. Entah kenapa, suka banget memperhatikan orang lalu lalang dengan berbagai ekspresi.

Seperti minggu lalu, aku ada pekerjaan di Singapura, secara kebetulan aku memilih penerbangan dengan maskapai Air Asia, sehingga kedatangan dan keberangkatannya melalui Terminal 4, Changi Airport yang masih baru dibuka. Yang bikin “happy” lagi, saat masih berada di Singapura aku mendapat info bahwa jadwal untuk pulang mengalami keterlambatan selama kurang lebih 3 jam. “Delay” kok malah bahagia, aneh khan? Nggak aneh buat aku, karena justru aku berpikir bisa punya waktu buat meng “explore” terminal Changi Airport yang masih baru tersebut.

Tepat pada saat tanggal dimana harus balik ke Indonesia, aku check out dari hotel dan menuju ke bandara dengan menggunakan MRT, seolah olah waktu penerbangan aku sesuai dengan jadwal awal, sehingga bakal mempunyai waktu yang sedikit lama dan bisa santai di Changi Airport. Dari kota, aku keluar melalui Terminal 2, dilanjutkan dengan shuttle bus menuju Terminal 4.

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Pubilc Area Keberangkatan

Sampai di terminal 4, aku langsung merasakan perbedaan yang sangat nyata, karena kesan baru dan design modern tentunya menjadi andalan dari Changi Airport. Tampak terlihat jelas beberapa counter penukaran uang dan pusat informasi yang siap memberikan kemudahan bagi para penumpang yang ingin menukar uang dan mendapatkan informasi tentang Changi Airport.

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Tempat Informasi

Konsep yang diusung oleh Terminal 4, Changi Airport adalah banyak menyajikan karya seni bergerak dan patung patung yang mampu menunjukkan keselarasan antara dinamisme, orisinalitas, dan koneksi. Hal ini membuat aku penasaran ingin melihat langsung karya seni yang sudah dipajang.

Dari referensi yang aku baca, salah satu karya seni yang dipajang ada di Terminal Kedatangan Changi Airport, aku memutuskan untuk melihatnya terlebih dahulu, dan waktu yang ada masih cukup. Sangatlah mudah untuk menemukan sebuah karya seni di sini, diberi nama “Les Oiseaux” yang artinya burung burung.

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Les Oiseaux di lantai bawah

Merupakan karya seni dari Cedric Le Borgne, asal Perancis dengan bentuk 3 burung, sangat indah yang terbuat dari kabel Stainless Steel. Di sini bisa terlihat satu burung yang hinggap di atas di batang pohon dan dua lainya sedang terbang di angkasa. Di sini melambangkan koneksi antara bumi dan langit, mimpi dan kenyataan, dan mencerminkan puisi tentang kehidupan sehari hari.

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Les Oiseaux di lantai atas

Sebuah pengalaman baru aku dapatkan di Terminal terbaru adalah Check-in untuk penerbangan aku di Terminal 4, Changi Airport. Penumpang dapat mengambil boarding pass, mencetak luggage tag, dan memasangkan tag pada tas yang akan di check-in secara mandiri melalui self check-in kiosk. Yang perlu aku lakukan selanjutnya adalah menurunkan tas check-in aku di bag-drop otomatis. Gampang banget!
Selain itu, aku juga tidak perlu bertemu petugas imigrasi! Aku terpilih melewati gerbang imigrasi otomatis, scan paspor dan sidik jari aku. Semuanya berjalan lancar dan sangat mudah.

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Pintu masuk keberangkatan

Mata langsung terbelalak ketika semakin masuk ke dalam, gimana mau tidak betah di dalam sini, terutama bagi yang hobby belanja, belum jauh melangkah sudah tampak DFS alias Duty Free Shop dan beberapa toko lainnya, termasuk brand brand ternama membuka storenya di sini.

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Masuk ke area dalam Terminal 4

Memang sangat menyenangkan belanja di Changi Airport, karena ada beberapa keuntungan, seperti harga lebih murah dibandingkan belanja di downtown, seperti misalnya produk kecantikan yang harganya 40 persen lebih murah dan 7% GST Saving. Aku melanjutkan langkahku sambil mendorong trolly, supaya tidak terlalu terbebani dengan ransel dan tas yang aku bawa. Di sini aku menemukan patung yang pertama, karya ini diberi nama Travellers Family, dimana patung patung ini mengambarkan sebuah family yang sedang melakukan sebuah perjalanan.

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Family Traveler

Tak jauh dari patung tersebut, aku melewati area jalan menuju pertokoan, yang merupakan ruang santai dimana kita bisa duduk, seakan akan berada di tengah rimbunnya pepohonan. Sangat cocok kalau bepergian rame rame, karena jika merasa lelah, sebagian bisa santai duduk di sini, sedangkan lainnya boleh terus menjelajah untuk berbelanja.

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Jalanan sepanjang Shopping Centre

Di sepanjang terminal transit, ada banyak tempat duduk yang bisa jadi pilihan. Yang menarik adalah tidak semua kursi sama. Setiap kursi yang memiliki bentuk dan warna yang berbeda tersebar di seluruh area terminal 4.

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Novelty Seats

Masuk lebih dalam lagi, ada yang menarik hampir semua pengunjung termasuk aku, dimana ada sebuah taman bunga yang sangat indah, bernama Steel in Bloom, lengkap dengan berbagai ornamennya berbentuk flora dan fauna. Lokasi ini terlihat sangat ramai, karena sebagian penumpang pesawat, menggunakan kesempatan buat berpose dan mengambil gambar.

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Steel in Bloom, Terminal 4, Changi Airport

Aku sudah hampir sampai di ujung dari Terminal 4, Changi Airport. Di sini aku kembali menemukan karya seni yang diberi nama Petalclouds yang merupakan Karya kinetik berskala besar itu membentang 200 meter di Central Galleria, memisahkan area umum dan transit. Banyak pengunjung yang sudah pernah ke sini dan secara kebetulan menyaksikannya dan terpesona

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Petalclouds

Nah, ada dua store yang membuat aku tertarik untuk masuk ke dalamnya, yaitu Discover Singapore dan Taste Singapore. Keduanya merupakan toko penjual souvenir khas dari Negara yang berlambang Singa ini. Tapi bedanya untuk Discover Singapore menjual barang barang seperti misalnya kaos, boneka, bantal dan lain lainnya, sedangkan untuk Taste Singapore menjual segala jenis snack Singapore dan coklat.

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Discover Singapore
Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Taste Singapore

Dan pada bagian akhir dari Shopping Street, aku dibuat tercengang dengan adanya ruang tunggu yang sangat luas, bernama Heritage Zone. Area ini adalah rumah dari makanan lokal Singapura dan toko-toko di bawah deretan bangunan berarsitektur tradisional Peranakan. Tepat di tengah, terdapat layar besar yang menirukan arsitektur Peranakan secara nyata tetapi menjadi nyata ketika mempertunjukkan kisah cinta yang romantis.

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Heritage Zone

Terminal 4, Changi Airport membuat aku melupakan keterlambatan keberangkatan ke Indonesia karena alasan operasional. Aku malah gembira bisa jalan jalan dan melihat semua yang ada di sini. Dan aku acungin jempol buang Singapura yang patut kita tiru mengenai masalah kebersihan. Terlihat dari fasilitas public di bawah ini, yaitu Toilet dan Ruang untuk pengunjung yang merokok.

Terminal 4, Bandara Changi Singapore
Toilet yang bersih

Banyak sekali pengalaman yang aku dapatkan di Changi Airport, semuanya menarik dan bikin nyaman. Changi akan selalu dihati deh. Oia, kamu udah ikutan campaign #ChangiDiHati belum? Jika belum, masih ada waktu lho hingga 31 Maret 2018. Caranya gampang banget:
1. Unggah foto kamu dengan gestur atau stiker hati
2. Ceritakan kenapa @ChangiAirport selalu di hati kamu dan jangan lupa gunakan hashtag #ChangiDiHati
3. Kontes ini berlangsung sampai 31 Maret 2018. Untuk info lebih lanjut klik : bit.ly/changidihati-kt

6 COMMENTS

  1. Ko, jujur aku baca tulisan ini seperti langsung merasakan pengalaman ngiderin terminal 4 changi airport. lengkap kap.. kemarin pas ke sana ga sempet explore banyak.

    Pan kapan kalo ada rejeki lagi, mau ah explore terminal 4 🙂

  2. Aku ya ko, pas ke terminal 4 sama takjubnya dengan koko 💕
    Sampe skrg masih terbayang nyamannya terminal 4. Bahkan aku sampe naik trolly dan di dorong temenku saking capeknya muterin terminal 4 dari ujung ke ujung. Masyallah. 😂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here